Showing posts with label Tekno. Show all posts
Showing posts with label Tekno. Show all posts

Tuesday, August 11, 2015

NASA Merekam Penampakan UFO di Luar Angkasa

Penampakan UFO kembali diklaim tertangkap kamera milik NASA terbang di dekat stasiun luar angkasa. Benda yang diduga UFO itu berwarna merah muda dan putih serta terbang bebas di ruang angkasa.
Penampakan UFO yang terekam oleh NASA

Mengutip Teche Blog, Selasa (11/8/2015), dalam video milik NASA yang direkam di stasiun luar angkasa tersebut sesaat setelah benda mirip UFO itu terbang, video tampak seperti dipotong dan kamera pun beralih. Tampaknya, NASA mengalami gangguan sinyal di stasiun luar angkasa sehingga video tersebut tampak tersendat.

Hal tersebut ternyata ditanggapi lain oleh pada penggemar teori konspirasi, mereka menganggap NASA sengaja memotong video tersebut agar manusia tidak dapat melihat kehadiran alien. NASA belum berkomentar tentang lampu berkedip yang ditangkap dalam rekaman di stasiun luar angkasa tersebut.

Tentu saja ada kemungkinan, benda yang terlihat di dekat stasiun luar angkasa tersebut hanya merupakan bagian dari trik cahaya. Dugaan NASA telah menemukan aktifitas mahluk extraterrestrial bukan kali ini terjadi, sebelumnya banyak pula bermunculan video lain yang menunjukkan penampakan benda yang diduga merupakan UFO.

Para ahli pun mengklaim jika penampakan benda tersebut hanya efek dari jeleknya kamera yang digunakan NASA.

sumber:okezone

Wednesday, April 1, 2015

Kisah Horor dan Upaya Manusia 'Menembus' Bumi

Ini kisah horor yang pernah heboh: konon, pada 1970-an, para ilmuwan Rusia berniat 'melubangi' Bumi. Mereka menggali tanah hingga kedalaman lebih dari 14 kilometer menembus lapisan kerak (earth crust).

Namun, hawa panas sekitar 2.000 derajat Fahrenheit atau 1.093 derajat Celcius menghentikan penggalian itu. Para ilmuwan lalu memasukan mikrofon untuk mendapatkan data audio pergerakan kerak bumi. Namun, mereka takut bukan kepalang saat mendengar suara mirip teriakan jutaan orang yang sedang disiksa.

Tak hanya itu, penampakan mengerikan mirip kelelawar disebut muncul dari lubang untuk memberikan peringatan keras. Kaget dan merinding, para ilmuwan memutuskan untuk menghentikan proyek mereka.

Meski mayoritas berisi kebohongan, ada kebenaran di balik kisah tersebut. "Uni Soviet (memang) mencoba menggali sedalam mungkin dari tahun 1970-1989. Namun berhenti di kedalaman 12 kilometer, hanya sekitar 0,1 persen dari kedalaman yang dibutuhkan untuk menembus Bumi," kata fisikawan Alexander Klotz dari McGill University di Montreal, Kanada, seperti dikutip dari situs sains LiveScience, Rabu (1/4/2015).

Kini, topik yang sama kembali mencuat: upaya manusia untuk menembus Bumi. Jika terowongan berhasil dibuat, kira-kira berapa waktu yang dibutuhkan?

Skenario sebelumnya menyebut tentang 'terowongan gravitasi' (gravity tunnel) yang dibor dari satu sisi Bumi, melewati inti, dan keluar dari sisi lain planet. Dengan cara itu, waktu yang diperlukan adalah 42 menit dan 12 detik.

Mengasumsikan bahwa Bumi adalah planet padat seperti kelereng.  Tantangannya adalah bagaimana agar terowongan tahan panas yang intens dan pepatnya tekanan di dalam Bumi.

Kini, perhitungan terbaru menyebut, waktu yang dibutuhkan mungkin lebih pendek dari 42 menit.

Kuncinya adalah kekuatan daya tarik gravitasi bumi, yang berkaitan dengan kepadatan yang berbeda di berbagai lapisan Bumi. Kekuatan gravitasi akan berkurang saat seseorang mendekati inti Bumi.



Dengan mengasumsikan tak ada hambatan udara, momentum jatuh bisa berayun ke permukaan sisi lain Bumi.  Siapapun yang terjun harus memastikan segera keluar dari lubang. Atau, ia akan kembali jatuh, meluncur bolak-balik di dalam terowongan gravitasi, seperti pendulum yang berayun.

"Bayangkan seperti perosotan yang membutuhkan waktu 40 menit untuk turun, hingga kecepatan 8 kilometer per detik," kata Alexander Klotz. "Pada setengah jalan, gravitasi akan berubah arah, Anda akan berayun dan harus berpegangan pada sesuatu jika tak ingin kembali ke asal."

Asumsi 42 menit yang dikeluarkan pada 1966 mengabaikan bagaimana cara mengebor lubang hingga kedalaman 12.742 km sampai tembus ke sisi Bumi yang lain. Hipotesis tersebut mengasumsikan bahwa planet manusia seperti kelereng.

Kini dengan perhitungan yang lebih realistis, Klotz menemukan waktu yang dibutuhkan untuk menembus Bumi adalah 38 menit dan 11 detik -- sekitar 4 menit lebih cepat dari yang dikira sebelumnya.

Klotz mendasarkan kalkulasinya pada struktur internal Bumi yang didapatkan dari data seismik. Kerak bumi, kata dia, memiliki kepadatan kurang dari 3 gram per centimeter kubik, sementara di bagian inti kepadatannya 13 gram per centimeter kubik.

Pola kepadatan Bumi tak otomatis gradual berdasarkan lapisannya. Ada peningkatan tajam di batas antara mantel dan inti terluar -- di kedalaman 2.900 km.

Para fisikawan juga mengasumsikan tak ada hambatan udara di terowongan gravitasi. "Saya membayangkan, jika kita bisa memiliki teknologi untuk menggali terowongan sedalam itu, kita sudah mempunyai teknologi untuk menghisap udara dari dalamnya," kata Klotz.

Yang mengejutkan, Klotz menemukan bahwa kalkulasinya nyaris identik -- dengan hasil jika ia mengasumsikan kekuatan tarikan gravitasi seragam di seantero Bumi, termasuk di permukaan. Kok bisa?

Ini jawabannya, "gravitasi hanya berubah sekitar 10 persen saat sesorang menuju ke kedalaman Bumi  -- awalnya menguat, lalu melemah. Menguat di kedalaman 3.000 km," kata Klotz. "Awalnya terasa berat dan harus menambah kecepatan untuk bergerak, namun, ketika mencapai wilayah di mana gravitasi berbeda dengan permukaan, seseorang butuh lebih sedikit waktu untuk melewatinya."

Klotz menjelaskan secara detil temuannya dalam American Journal of Physics edisi Maret 2015. Namun, jangan pernah mengharapkan seseorang menguji apakah perhitungan itu benar dalam waktu dekat. Manusia belum punya teknologi menembus Bumi.

sumber: liputan6.com

Saturday, June 14, 2014

Pepper, Robot Pertama di Dunia yang Memiliki Perasaan

Seiring perkembangan jaman, teknologipun semakin berkembang, contohnya jika beberapa puluh tahun yang lalu telepon hanya bisa digunakan di satu tempat maka seiring berkembangnya teknologi kini kita bisa membawa telepon kemana saja dalam bentuk ponsel.
pepper, foto : www.techinasia.com

Begitu juga dengan teknologi robot, seiring berjalannya waktu robot yang dibuat oleh manusia semakin canggih, bahkan ada robot yang dipekerjakan sebagai pelayan restoran. Bukan hanya itu saja, kecanggihan teknologi pada saat ini membuat manusia mampu membuat robot yang memiliki perasaan.

CEO Softbank, Masayoshi Son dan CEO Aldebaran Robotic, Bruno Maisonner memperkenalkan robot yang mempunyai bentuk seperti manusia di Urayasu, Tokyo, Jepang, kamis 5 juni 2014. Kecanggihan dari robot yang diberi nama Pepper ini adala dapat beradaptasi dan bertingkah secara alami sesuai dengan kondisi disekitarnya.

Pepper di klaim sebagai robot pertama di dunia yang memiliki perasaan karena dilengkapi dengan mesin emosi. Pada bagian dada, Pepper dilengkapi oleh tablet untuk mencari dan memasukan data serta memasukan perintah.

Jika anda tertarik dengan kecanggihan robot yang memiliki perasaan ini anda dapat memilikinya, pada bulan februari 2015 nanti, Pepper akan dijual kepada masyarakay umum dengan harga 1.930 dollar atau sekitar 23 juta rupiah.

Sunday, May 4, 2014

Perumahan Unik, Penduduknya Punya Pesawat Pribadi

Perumahan mewah dengan mobil mewah yang berjejer itu merupakan pemandangan yang biasa kita lihat, tapi bagaimana jika perumahan dengan pesawat pribadi yang berjejer ? apakah ada ? ternyata memang ada, seperti dilansir dari odditycentral 03/05/14 Spurce Creek, sebuah perumahan yang terletak di Utara Florida hampir seluruhnya memiliki garasi yang berisi pesawat terbang pribadi.
perumahan dengan pesawat terbanyak

Perumahan unik yang memiliki 1300 unit rumah dengan 5000 penghuni ini memiliki 700 hanggar pesawat yang didalamnya terdapat pesawat aircraft pribadi dengan landasan yang dinavigasikan GPS.

Alasan mengapa di perumahan unik ini lebih dari setengah penduduknya memiliki pesawat karena memang sebagian besar penghuni Spurce Creek merupakan pilot profesional jadi tidak mengherankan jika memiliki pesawat aircraft pribadi.

Salah satu penghuni Spurce Creek yang terkenal adalah Aktor Internasional Jhon Travolta, aktor yang sering kali mendapat peran antagonis itu mengantongi lisensi pilot.

sumber : tercengang.net  Perumahan Unik, Penduduknya Punya Pesawat Pribadi

Wednesday, December 18, 2013

Wow Kakek Ini Bantu Ribuan Warga Berobat


Si Kaya vs Si Miskin

Warga miskin tidak boleh memiliki penyakit orang kaya seperti penyakit jantung, kanker, tumor dan penyakit "mahal" lainnya, warga miskin hanya boleh memiliki penyakit cukup sakit kepala, flu, demam dan penyakit "murah" lainnya. Mengapa? karena warga miskin tidak memiliki cukup uang untuk membiayai penyakit "mahal" tersebut. Klik Disini


Aki Arod seorang Kakek berusia 58 tahun seorang Pejuang Kesehatan Warga Miskin

Seringkali kita menemukan candaan/sindiran seperti diatas dalam aktifitas sehari-hari ketika kita membahas si kaya dan si miskin, reaksinya? ada yang tertawa, ada yang tersenyum dan ada yang terdiam.

Inilah bukti Keadilan Tuhan, Dia tidak memilih milih dan juga tidak memilah-milah setiap umatnya. Si miskin dapat memiliki penyakit jantung, kanker, tumor dan penyakit "mahal" lainnya, sementara si kaya bisa juga terkena demam, flu dan penyakit "murah" lainnya. Intinya setiap orang bisa memiliki penyakit mahal dan penyakit murah. Klik Disini

Lalu pertanyaan bagaimana si miskin dapat menghadapi penyakit mahalnya?

Sebenarnya banyak sekali program atau fasilitas pemerintah dibidang kesehatan yang banyak membantu si miskin untuk mendapatkan akses kesehatan gratis atau murah, namun sayang karena keterbatasan pengetahuan dan pendidikan kadang kala si miskin sulit untuk mendapatkan fasilitas kesehatan tersebut karena persyaratan dan kelengkapan berkas yang bagi mereka sulit dipenuhi padahal dengan persyaratan mudah sekalipun seperti Jamkesmas, Jamkesda, dan Jampersal. Klik Disini


Aki Arod membantu menyiapkan berkas di meja kerja sederhananya

Bayangkan dalam sekali berobat kadang kala perlu dilakukan tindakan operasi yang memerlukan biaya tinggi                 hingga jutaan rupiah belum biaya operasi yang memerlukan biaya tidak sedikit, di tambah resep obat dokter yang mahal. Dengan mengunakan fasilitas dan program pemerintah seperti Jamkesmas, Jamkesda, dan Jampersal. seluruh biaya dapat dilakukan secara gratis atau dengan biaya murah. Klik Disini

Siapa Aki Arod?

Aki (bahasa sunda) jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti "Kakek". Aki Arod memilki nama lengkap Arod Narodin (didalam KTP tertulis A. Narodin) lahir di Garut 1 Desember 58 tahun yang lalu, beliau tercatat sebagai warga Kp. Sodong Rt 03/03 Ds. Tanjung Jaya Kec Pakenjeng Kab. Garut (jarak 75km dari pusat kota Garut). Ayah dari seorang istri, 4 orang anak dan 4 cucu. Seorang yang sederhana dari desa kecil di ujung selatan Kabupaten Garut. Klik Disini


Seorang dermawan memberi kamar kost sekaligus ruang kerja nya, sehingga beliau lebih mudah mengurus warga miskin yang sedang berobat ke Rumah Sakit
Jl. Gordah No. 24 Jayawaras Garut

Karena melihat kenyataan si miskin tersebut diatas maka terbersit dalam benak beliau untuk membantu warga sekitar tempat tinggal beliau untuk mengakses fasilitas atau program pemerintah tersebut dengan mengikuti program Desa Siaga, dan dalam kurun waktu lima tahun sejak tahun 2008 telah ribuan warga di Kecamatan Pakenjeng Kab Garut telah dibantu oleh beliau untuk mengakses fasilitas tersebut, dan luar biasanya beliau lakukan secara sukarela atau cuma-cuma. Klik Disini

Tantangan pun datang ketika awal-awal beliau melaksanakan kegiatannya, banyak orang mencibir dan menganggap bahwa beliau mengambil keuntungan dari si miskin ketika membantu mengurus berkas-berkas yang diperlukan. Namun dengan tekad dan niat yang kuat beliau tetap menjalan kan kegiatan membantu si miskin tersebut. Tidak sedikit ucapan terima kasih dalam bentuk uang beliau dapat kan dari setiap warga yang dibantunya, namun dengan halus beliau selalu menolaknya, bahkan seringkali beliau selalu "nombok" dan membantu mencarikan pinjmaman uang bagi si miskin untuk biaya transportasi mengurus berkas-berkas. Klik Disini

Hingga akhirnya saat ini banyak warga yang mulai menyadari dan mendukung kegiatan beliau bahkan mereka merasa terbantu dengan kegiatan beliau.

Lalu Apa Kami?

Melihat kegigihan dan ketulusan Aki Arod dalam membantu si miskin, tergerak hati kami untuk membantu beliau, tentu saja dengan pengharapan bahwa kegiatan seperti Aki Arod dapat memberikan sebuah pengharapan baru bagi diri beliau sendiri. Klik Disini



Oleh karena itu kami membutuhkan uluran tangan Anda semua untuk turut berpartisipasi dalam gerakan sosial ini, karena setiap Rupiah yang anda sumbangkan sangat berarti bagi beliau untuk terus bersemangat membantu warga miskin. Klik Disini

Tidak ada niat sedikitpun dari kami untuk mengambil keuntungan satu rupiah pun dari gerakan ini, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap setiap partisipasi yang anda berikan kami akan menyajikan dalam blog ini seluruh kegiatan dan pengelolaan dana secara transparan dan terbuka. Semoga gerakan ini menjadi inspirasi sehingga muncul Aki Arod-Aki Arod muda di berbagai wilayah lainnya. Klik Disini

Mudah-mudahan gerakan sosial dan partisipasi anda dijadikan sebuah langkah untuk meringankan kesulitan warga miskin melalui aktifitas yang dilakukan Aki Arod, karena kami yakin barang siapa yang meringankan kesulitan orang lain maka Tuhan akan meringankan kesulitan kita semua, amin....terima kasih. Klik Disini

Partisipasi dapat dilakukan melalui rekening bank bjb KCP Cikajang No. 0053138918100

hubungi kami di 
bantuakiarod@gmail.com

Sunday, December 15, 2013

Ternyata Lebih dari Setengah Pengguna Internet di Dunia Bukan Manusia

Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna perangkat mobile, jumlah pengguna internet juga diprediksi akan semakin meningkat. Namun begitu sebuah riset terbaru menunjukkan bahwa mayoritas pengakses internet ternyata bukan manusia.

Hasil riset Incapsula menunjukkan sekitar 61,5% pengakses internet di tahun 2013 adalah mesin atau lebih dikenal dengan sebutan Bot. Sedangkan 38,5% lainnya memang diakses oleh manusia.

Menurut Quartz seperti dikutip Sabtu (14/12/2013), mayoritas aktivitas yang dilakukan oleh bot bervariasi, mulai dari sebagai search engine, hacking tools, menyebarkan spam, hingga aktivitas lainnya. Tahun ini terjadi peningkatan jumlah bot jika dibandingkan tahun lalu yakni sebesar 51%.

Meningkatnya jumlah bot disinyalir terkait dengan semakin mudahnya membuat atau mendapatkan program. UBot Studio merupakan salah satu software yang bisa didapatkan seharga USD 300 dan memungkinkan orang-orang yang tidak mengerti bahasa pemrograman menjadi bot.

Riset yang dilakukan selama 90 hari di 249 negara di dunia ini berhasil mengamati 1,45 miliar kunjungan bot. Sekitar 20.000 situs di jaringan Incapsula menunjukkan jika dominasi pengunjung web dan penyebar spam serta malware bukan dari kalangan manusia.

Tuesday, December 10, 2013

Mengintip Bandara Masa Depan di London

Wisatawan akan terbiasa menyusuri Sungai Thames sebelum mendarat di London. Kurang dari 10 tahun lagi, akan ada bandara baru yang berada di pulau buatan di tengah-tengah sungai ini.

Pembangunan bandara futuristik dengan enam landasan di tengah pulau buatan ini sudah diajukan ke pemerintah setempat. Lokasinya dekat Isle of Sheppey, sekitar 80 km dari pusat kota.

Proyek raksasa ini akan dikerjakan oleh konsorsium yang dibentuk oleh mantan Wali Kota London, Boris Johnson. Nilai proyeknya diperkirakan sekitar £ 47 miliar (Rp 760 triliun) dan membutuhkan pengerjaan selama 7 tahun.

Mari kita lihat seperti apa penampakan bandara tersebut seperti dikutip CNN
Landasan bandara baru ini akan dibangun di pulau buatan yang ada di tengah-tengah Sungai Thames. Selain menambah kapasitas penerbangan di London, bandara baru ini jauh dari keramaian sehingga mengurangi polusi suara.
Desain bandara yang futuristik mengingatkan akan desain piring terbang yang tembus pandang.
Cahaya matahari akan memenuhi setiap sudut bandara ini, sehingga bisa ada taman dengan tetumbuhan asli di dalamnya. Sehingga penumpang tidak akan jenuh melihat toko oleh-oleh melulu.

Canggih nih, Bra ini Bisa Mendeteksi Tingkat Stres

Bra digunakan untuk menopang payudara wanita agar tidak kendur. Namun perkembangan teknologi membuat bra tidak hanya berfungsi sebatas itu saja, tetapi bisa mendeteksi tingkat stres Anda.

Bra canggih ini merupakan temuan perusahaan Microsoft, para peneliti mengatakan pakaian dalam ini mendeteksi tingkat stres dan sehingga mencegah makan berlebihan. Dikutip dari Nypost, Selasa (10/12/2013) bra ini dilengkapi dengan sensor yang diletakkan di dalam cup bra.

Panel tersebut dapat mendeteksi perubahan detak jantung, suhu kulit dan kadar stres dari kecenderungan makan yang berlebih.

Data yang diperoleh dari sensor tersebut kemudian dikirim via bluetooth ponsel penggunanya menggunakan aplikasi khusus.

"Detak jantung dan sistem pernapasan penggunanya ditangkap sensor EKG (electrocardiagram) kemudian lewat aplikasi khusus menjadi pengingat ke penggunanya bahwa ada kecenderungan stres yang memicu makan berlebih," kata para peneliti.

Bra ini pernah diujicoba secara sukarela kepada empat partisipan. Partisipan tersebut diminta memakai tiga bantalan konduktif di dalam bra mereka, serta menggunakan aplikasi mobile EmoTree untuk memberikan laporan tentang kondisi emosi partisipam.

"Hasilnya, terbukti detak jantung dan sistem pernapasan pengguna dapat ditangkap sensor EKG yang ada dalam bra. Bra ini juga dilengkapi sensor aktivitas eletrodermal yang mencatat suhu kulit," ujar para peneliti.

Namun disayangkan bra ini belum berfungsi maksimal, karena baterainya hanya bertahan selama empat jam.

Saturday, November 16, 2013

Keren, ini Dia Mobil yang Bisa Dilipat

Kemacetan dan keterbatasan lahan parkir ternyata bisa membuat orang berpikir kreatif untuk membuat sebuah kendaraan yang mampu mengatasi kedua masalah tersebut.

Salah satunya dilakukan oleh teman-teman mahasiswa dari Korean Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) belum lama ini, menunjukan hasil karya yang kreatif yaitu sebuah prototipe mobil perkotaan yang dapat dilipat ketika hendak diparkir.
Panjang mobil bernama Armadillo-T yang mulanya 2,8 meter, dapat berkurang hingga hanya 1,65 meter saat sedang diparkir dalam kondisi terlipat pada bagian belakangnya.

Melipat mobil ini pun tak perlu repot dengan cara manual atau menekan tombol dalam mobil, cukup mengaktifkannya dari aplikasi pada smartphone yang terintegrasi dengan sistem komputer yang terdapat pada mobil.
Sebuah baterai dijadikan sebagai sumber tenaga utama untuk membuat citycar ini dapat  menempuh jarak 100km dalam kecepatan maksimum hanya 60km/jam, serta hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk diisi ulang.

Jika selesai dan lolos pada standar pengujian di dua negara yaitu Korea dan Jepang, rencananya mobil ini akan diproduksi massal sebagai salah satu cara untuk mengatasi problem macet yang umum terjadi di kota-kota besar seluruh dunia.
source