Showing posts with label Dahsyat. Show all posts
Showing posts with label Dahsyat. Show all posts

Wednesday, December 18, 2013

Wow Kakek Ini Bantu Ribuan Warga Berobat


Si Kaya vs Si Miskin

Warga miskin tidak boleh memiliki penyakit orang kaya seperti penyakit jantung, kanker, tumor dan penyakit "mahal" lainnya, warga miskin hanya boleh memiliki penyakit cukup sakit kepala, flu, demam dan penyakit "murah" lainnya. Mengapa? karena warga miskin tidak memiliki cukup uang untuk membiayai penyakit "mahal" tersebut. Klik Disini


Aki Arod seorang Kakek berusia 58 tahun seorang Pejuang Kesehatan Warga Miskin

Seringkali kita menemukan candaan/sindiran seperti diatas dalam aktifitas sehari-hari ketika kita membahas si kaya dan si miskin, reaksinya? ada yang tertawa, ada yang tersenyum dan ada yang terdiam.

Inilah bukti Keadilan Tuhan, Dia tidak memilih milih dan juga tidak memilah-milah setiap umatnya. Si miskin dapat memiliki penyakit jantung, kanker, tumor dan penyakit "mahal" lainnya, sementara si kaya bisa juga terkena demam, flu dan penyakit "murah" lainnya. Intinya setiap orang bisa memiliki penyakit mahal dan penyakit murah. Klik Disini

Lalu pertanyaan bagaimana si miskin dapat menghadapi penyakit mahalnya?

Sebenarnya banyak sekali program atau fasilitas pemerintah dibidang kesehatan yang banyak membantu si miskin untuk mendapatkan akses kesehatan gratis atau murah, namun sayang karena keterbatasan pengetahuan dan pendidikan kadang kala si miskin sulit untuk mendapatkan fasilitas kesehatan tersebut karena persyaratan dan kelengkapan berkas yang bagi mereka sulit dipenuhi padahal dengan persyaratan mudah sekalipun seperti Jamkesmas, Jamkesda, dan Jampersal. Klik Disini


Aki Arod membantu menyiapkan berkas di meja kerja sederhananya

Bayangkan dalam sekali berobat kadang kala perlu dilakukan tindakan operasi yang memerlukan biaya tinggi                 hingga jutaan rupiah belum biaya operasi yang memerlukan biaya tidak sedikit, di tambah resep obat dokter yang mahal. Dengan mengunakan fasilitas dan program pemerintah seperti Jamkesmas, Jamkesda, dan Jampersal. seluruh biaya dapat dilakukan secara gratis atau dengan biaya murah. Klik Disini

Siapa Aki Arod?

Aki (bahasa sunda) jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti "Kakek". Aki Arod memilki nama lengkap Arod Narodin (didalam KTP tertulis A. Narodin) lahir di Garut 1 Desember 58 tahun yang lalu, beliau tercatat sebagai warga Kp. Sodong Rt 03/03 Ds. Tanjung Jaya Kec Pakenjeng Kab. Garut (jarak 75km dari pusat kota Garut). Ayah dari seorang istri, 4 orang anak dan 4 cucu. Seorang yang sederhana dari desa kecil di ujung selatan Kabupaten Garut. Klik Disini


Seorang dermawan memberi kamar kost sekaligus ruang kerja nya, sehingga beliau lebih mudah mengurus warga miskin yang sedang berobat ke Rumah Sakit
Jl. Gordah No. 24 Jayawaras Garut

Karena melihat kenyataan si miskin tersebut diatas maka terbersit dalam benak beliau untuk membantu warga sekitar tempat tinggal beliau untuk mengakses fasilitas atau program pemerintah tersebut dengan mengikuti program Desa Siaga, dan dalam kurun waktu lima tahun sejak tahun 2008 telah ribuan warga di Kecamatan Pakenjeng Kab Garut telah dibantu oleh beliau untuk mengakses fasilitas tersebut, dan luar biasanya beliau lakukan secara sukarela atau cuma-cuma. Klik Disini

Tantangan pun datang ketika awal-awal beliau melaksanakan kegiatannya, banyak orang mencibir dan menganggap bahwa beliau mengambil keuntungan dari si miskin ketika membantu mengurus berkas-berkas yang diperlukan. Namun dengan tekad dan niat yang kuat beliau tetap menjalan kan kegiatan membantu si miskin tersebut. Tidak sedikit ucapan terima kasih dalam bentuk uang beliau dapat kan dari setiap warga yang dibantunya, namun dengan halus beliau selalu menolaknya, bahkan seringkali beliau selalu "nombok" dan membantu mencarikan pinjmaman uang bagi si miskin untuk biaya transportasi mengurus berkas-berkas. Klik Disini

Hingga akhirnya saat ini banyak warga yang mulai menyadari dan mendukung kegiatan beliau bahkan mereka merasa terbantu dengan kegiatan beliau.

Lalu Apa Kami?

Melihat kegigihan dan ketulusan Aki Arod dalam membantu si miskin, tergerak hati kami untuk membantu beliau, tentu saja dengan pengharapan bahwa kegiatan seperti Aki Arod dapat memberikan sebuah pengharapan baru bagi diri beliau sendiri. Klik Disini



Oleh karena itu kami membutuhkan uluran tangan Anda semua untuk turut berpartisipasi dalam gerakan sosial ini, karena setiap Rupiah yang anda sumbangkan sangat berarti bagi beliau untuk terus bersemangat membantu warga miskin. Klik Disini

Tidak ada niat sedikitpun dari kami untuk mengambil keuntungan satu rupiah pun dari gerakan ini, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap setiap partisipasi yang anda berikan kami akan menyajikan dalam blog ini seluruh kegiatan dan pengelolaan dana secara transparan dan terbuka. Semoga gerakan ini menjadi inspirasi sehingga muncul Aki Arod-Aki Arod muda di berbagai wilayah lainnya. Klik Disini

Mudah-mudahan gerakan sosial dan partisipasi anda dijadikan sebuah langkah untuk meringankan kesulitan warga miskin melalui aktifitas yang dilakukan Aki Arod, karena kami yakin barang siapa yang meringankan kesulitan orang lain maka Tuhan akan meringankan kesulitan kita semua, amin....terima kasih. Klik Disini

Partisipasi dapat dilakukan melalui rekening bank bjb KCP Cikajang No. 0053138918100

hubungi kami di 
bantuakiarod@gmail.com

Tuesday, November 26, 2013

Rekor Dunia, 500 ribu Lampu Natal

Natal sudah dekat. Semakin banyak yang harus dipersiapkan guna menyambut hari besar umat Kristiani tersebut, mulai dari mencari hadiah istimewa hingga menghias rumah. Tapi, seorang pria di Australia, David Richards, memberi arti kata baru pada persiapan sambut natal. Dia memasang 500 ribu lampu di rumahnya, khusus untuk menyambut datangnya 25 Desember.

Karenanya tidak heran bila David langsung memenangkan rekor dari Guinness World Records sebagai pertunjukkan lampu natal terbanyak. Adapun ini merupakan kemenangan kedua bagi David. Sebelumnya, pria asal Canberra itu juga pernah memenangkan rekor yang sama pada tahun 2011 dengan jumlah lampu sebanyak 331 ribu. Tahun berikutnya, David harus gigit jari karena sebuah keluarga dari New York mengalahkan rekornya dengan angka 346 ribu lampu. Tahun ini, gelar tersebut kembali pada David.

Untuk memasang seluruh lampu tersebut, David membentangkan hampir 50 ribu meter kabel di seluruh rumah dan halamannya, termasuk mengelilingi atap, dinding, bahkan hingga pepohonan. Tidak hanya lampu berwarna-warni, dia juga menghadirkan tema natal di halaman dengan patung rusa kutub dan santa klaus. David membutuhkan waktu satu bulan penuh untuk memasangnya.

Rumah David yang terang benderang tentu menarik perhatian. Tidak hanya para tetangga, tapi juga pengunjung serta turis yang terkagum-kagum melihat hasil karya bapak tiga putra ini. Kendati demikian, beberapa tetangga rupanya merasa terganggu. Disarikan dari Daily Mail, terdapat beberapa orang yang sudah tidak lagi berhubungan dengan David sejak 2011, ketika David pertama kali memenangkan rekor Guinness.

Tapi toh, setiap orang bebas merayakan Natal sebagaimana yang dia inginkan, termasuk juga David yang terobsesi pada gemerlap dan semarak lampu natal. "Saya selalu suka Natal. Menikmati gemerlap lampu natal bersama tetangga dan keluarga membuat kita lebih dekat. Itulah tujuan saya melakukan ini," katanya. 

Tentu saja dibutuhkan daya yang tidak sedikit untuk menyalakan 500 ribu lampu secara bersamaan. Untuk itu, David sudah menghubungi perusahaan listrik setempat yang setuju menanggung biaya listrik selama satu bulan. Disinyalir, dibutuhkan total dana sebesar 1400 poundsterling atau Rp27 juta untuk menyalakan lampu tersebut.

Dan karena David punya semangat Natal yang tinggi, lampu hasil kreasinya bisa dinikmati publik. Dilansir Canberra Times, "rumah lampu" David sudah dikunjungi ratusan orang, terutama saat malam tiba. Tidak hanya itu, banyak pengunjung yang juga menggunggah rumah lampu itu ke Youtube.

Seperti juga yang dia lakukan dua tahun lalu, kali ini, David pun menjadikan atraksinya itu sebagai event galang dana. Tahun 2011, rumah lampu David dikunjungi 77 ribu orang dan sukses mengumpulkan dana sebesar 44 ribu poundsterling untuk kampanye waspada sindrom kematian bayi mendadak. Tahun ini David mengharapkan lebih banyak dana terkumpul untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Thursday, November 21, 2013

Siapa Sangka 5 Uang Logam ini Bernilai Miliaran

Eric Newman, seorang kolektor uang logam langka asal St. Louis Amerika Serikat, menghabiskan sekitar US$ 7.500 atau Rp 75 juta untuk mengoleksi 1.800 uang logam atau koin langka. Sejumlah koin miliknya terjual saat lelang dengan total US$ 23 juta atau Rp 230 miliar.

Lelang yang dilakukan oleh rumah lelang Heritage pada akhir pekan lalu cukup mengejutkan, karena harga koin ini ternyata sangat tinggi. Eric yang berusia 102 tahun, untung besar dari investasi koin langkanya ini.

1. Koin 1/4 Dolar atau 25 Sen Keluaran Tahun 1796

Pada lelang, koin 25 sen milik Eric ini terjual berkali-kali lipat dari nilai sesungguhnya. Koin ini terjual dengan harga US$ 1,5 juta atau sekitar Rp 15 miliar.

Staf dari rumah lelang Heritage yaitu Mark Borckardt mengatakan, koin ini sangat fenomenal, dan warna pelangi yang ada di koin tersebut menyebabkan nilainya tinggi.

2. Koin Perak 1 Dolar Keluaran 1799

Rumah lelang heritage mendeskripsikan koin ini sebagai koin senilai 1 dolar yang paling terkenal terbitan 1799. Koin ini juga merupakan uang 1 dolar terbaik di era tersebut, dengan gambar burung elang. Ini merupakan koleksi Eric yang dikoleksinya lebih dari 50 tahun.

Saat lelang, koin ini terjual US$ 822.500 atau sekitar Rp 8,2 miliar.

3. Koin 25 Sen Keluaran 1828

Koin ini awalnya diukir untuk uang 50 sen, namun diubah untuk pecahan 25 sen. Rumah lelang Heritage menyebut koin ini sebagai koin yang paling bertahan dari koin manapun pada 1828.

Dalam lelang pekan lalu, koin ini terjual dengan harga US$ 352.500 atau sekitar Rp 3,5 miliar.

4. Koin 25 Sen Keluaran 1840

Koin keluaran tahun 1840 ini dicetak di New Orleans dan bergambar Lady Liberty yang sedang duduk. Koin 25 sen ini sangat populer dan luas sirkulasinya. Menurut rumah lelang Heritage, koin ini langka dan cukup sulit untuk mendapatkannya.

Dalam lelang, koin ini terjual US$ 329.000 atau sekitar Rp 3,2 miliar.

5. Koin Panama Pacific Half Keluaran 1915

Koin ini tidak untuk disebarluaskan, ini hanya desain uji coba saja. Pada 1915, koin ini dicetak di San Fransisco untuk mengenang selesainya proyek Kanal Panama.

Dalam lelang lalu, koin in terjual seharga US$ 111.625 atau sekitar Rp 1,1 miliar.